Skip to main content

Posts

Showing posts with the label Travel Journal

Siang di Kecamatan Karanganom

Aku mengecek hape. Jam digital menunjukkan angka 10.47. Sudah menuju tengah hari. Aku duduk di bangku rotan panjang di depan salah satu ruangan di gedung kantor Kecamatan Karanganom. Panas sekali rasanya. Jas  almamater ku lepas dan aku mengipas-ngipaskan tangan ke leher dan dahiku. Dari dalam ruangan terdengar suara koordinator mahasiswa unit (Kormanit) ku dan beberapa teman dari unit lain di Kecamatan Karanganom sedang berbincang dengan salah seorang petugas kecamatan. Tadinya, aku sempat mau ikut masuk, tapi demi melihat ruangan yang sudah penuh dan entah gimana aku yakin obrolannya pasti panjang dan membosankan, aku lebih memilih duduk-duduk di teras saja. Desir angin kadang terasa, kadang tidak, tapi kalau terik matahari sih selalu ada. Kepalaku agak sakit, kayaknya overheat . Aku menyandarkan diri ke lengan kursi, berusaha mencari posisi yang nyaman untuk mengurangi sakit kepalaku. Belum sampai lima menit aku nemu posisi yang nyaman, datang seorang bapak dengan motor...

KKN - Awal

Beberapa bulan jauh sebelum KKN-PPM UGM resmi dilaksanakan, aku bergabung dengan sebuah tim yang berencana untuk mengabdi di Timur Indonesia, tepatnya di Desa Saporkren yang terletak di Kabupaten Raja Ampat, provinsi Papua Barat.

A glance at 2016

Happy New Year 2017! Can’t believe how fast the time goes by. We are already getting to the first weekend in 2017! Phew. Looking back at 2016, there were tons of beautiful memories I’d made. Over all, I was just simply feeling content. Belajar dan tersadar. So here are a few highlights (And lowlights) of my 2016.

Deles Sapu Angin (Part 1)

Minggu pagi, 17 April 2016 Pasar Bubrah – Puncak Gadjah Mungkur. “Yuk, kita segera kembali ke tempat camp. Keburu siang nanti kalau nggak segera turun.” Diana, sang PO menyerukan perintah. Meski agak enggan, namun aku patuh. Apa juga yang bisa kubuat selain patuh? Toh, nggak mungkin aku tinggal di situ selamanya. Bersama Desta, teman perempuan lain di pendakian ini (dan pendakian-pendakian sebelumnya), aku berjalan perlahan, kembali ke tempat camp. Kami berbincang tentang betapa sulit tapi worth it- nya perjalanan kali ini. Suatu perjalanan yang sangat berkesan untuk menjadi penutup perjalananku dalam rangkaian FUD ini. Aku dan Desta masih terus bercakap-cakap hingga tiba di tanjakan menuju Puncak Gajah Mungkur. Aku memperlambat langkah, membiarkan Desta berjalan lebih dulu. Aku ingin menikmati waktuku sendiri. Posisiku sekarang terpisah cukup jauh dari teman terdekat di depan dan belakangku. Puncak Merapi berdiri gagah di kananku. Jurang dalam di sebelah kiriku. Kaki gunung...

Hai, Puncak Pertama!

Puncak Merapi dari Merbabu Mendengar Palapsi akan mengadakan operasional ke Gunung Merbabu tanggal 26 s.d. 28 September 2014 dan membuka kesempatan bagi anak-anak baru untuk ikut, tanpa pikir panjang aku langsung mendaftarkan diri. Ini adalah operasional pertama Palapsi yang aku ikuti. Dengan semangat empat-lima, aku melakukan semua rangkaian persiapan pra pendakian. Jogging dan sprint. Push up, sit up, back up. Juga naik turun tangga GSP (Grha Sabha Pramana) yang serasa tiada akhir itu. Semua kulakukan. Tidak lupa briefing, yang dipimpin PO kali ini, Mbak Mayang, juga kuikuti. Setelah briefing, langsung berburu barang pinjaman ke sana kemari. Carrier, matras, sleeping bag, dan keperluan lainnya. Fisik kuat, mental sehat, barang bawaan lengkap, semua siap.